TEMPOR CYBER™  mengucapkan . . . MARHABAN YAA RAMADHON 1437 H

Kamis, 23 Juni 2011

Belajar dari Wayang



Jakarta, Semua karakter yang membentuk kepemimpinan Jero Wacik sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata selama dua periode, sepengakuan Wacik, diadopsi dari berbagai lakon wayang yang banyak ditontonnya sewaktu kecil, dulu.
imageHal itu, menurut dia menjadi maklum, karena bukan semata sewaktu dirinya kecil tidak ada hiburan lain selain wayang, "Tapi melainkan, dari cerita wayang, banyak sekali bisa dipetik kebijaksaan, dan penguat karakter kepribadian," katanya saat membuka soft lounching Festival Wayang Indonesia (FWI) 2011 di gedung Sapta Pesona, Kemenbudpar, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (22/6).
Diakui Wacik, karakter wayang yang banyak memengaruhi pemikirannya adalah karakter Arjuna. "Saya suka  Arjuna karena dia sangat tekun dalam meraih sesuatu," katanya. Tekun dalam pengertian, Arjuna gemar bertapa, "Bertapa dalam artian berjuang dengan tekun, dan berpikir dengan keras, serta memimpin dengan santun," imbuh dia. Bahkan ketika Arjuna diganggu dengan berbagai bidadari, harta, dan raksasa "Dia tetap tenang". Yang pasti, banyak sekali yang bisa diceritakan dari wayang. Makanya, katanya lagi, wayang bisa sampai pagi.
Nah, karena akrab dengan cerita wayang, dalam waktu dekat ini Wacik juga akan diikutkan dalam pentas Wayang Orang menjadi Batara Guru di Sydney Opera House, Australia. Meski mungkin agak lucu, "Yang penting berani dulu", ujarnya.

0 komentar:

Posting Komentar