TEMPOR CYBER™  mengucapkan . . . MARHABAN YAA RAMADHON 1437 H

WELCOME TO TEMPOR CYBER™...

Tempor Cyber™ adalah situs informasi yang menyajikan berita-berita terkini,baik berita daerah,berita dalam negeri maupun berita luar negeri juga menyampaikan segudang berita gosip, dunia intertainment, tips trik komputer, dan lain sebagainya yang tentunya semata-mata untuk memanjakan anda sebagai pembaca.

BLACKBERRY MERAIH SUKSES DI INDONESIA

Kemampuan Playbook cukup hebat, wajar karena ia dipersiapkan untuk menjadi lawan bagi iPad 2. Menggunakan layar sentuh kapasitif, LCD 7 inch WSVGA yang memiliki resolusi 1024 x 600. Perangkat ini didukung penuh multi touch dan gesture.

Galaxy SII Ditarget Teruskan Kejayaan Galaxy S

Galaxy S II menggunakan sistem operasi Android 2.3 alias Gingerbread. Disertai prosesor 1,2 GHz dual core dan RAM 1 GB yang membuat performanya makin mulus. Selain itu masih ditambahi interface andalan Samsung yaitu TouchWiz versi 4.0, diharapkan memudahkan pengguna dalam mengoptimalkan Android 2.3 Gingerbread.

KAPOLDA JATENG KEDEPANKAN PENCEGAHAN,REDAM AKSI ANARKIS MASSA

Peragaan Sispamkota ini melibatkan 933 personil, baik dari unsur TNI/Polri maupun Satpol PP. Selain penanganan unjuk rasa, dalam kesempatan itu juga diperagakan simulasi penanganan teror bom.

LASKAR PELANGI MEMBEDAH DUNIA PENDIDIKAN

Menceritakan tentang persahabatan dan setia kawanan yang erat dan juga mencakup pentingnya pendidikan yang begitu mendalam. Serta kisahnya yang mengharukan.

IPAD-3 BAKAL PAKAI LAYAR RETINA DISPLAY??

iPhone generasi pertama hingga Apple 3GS memakai resolusi HVGA 320 x 480 pixel yang kemudian ditingkatkan 2 kalinya pada iPhone 4 menjadi 960 x 640 pixel. Sementara, pada iPad 3, tidak heran resolusinya yang saat ini sebesar 1024 x 768 juga telah dinaikkan menjadi dua kali yaitu 2048 x 1536 pixel

ARTI PERSAHABATAN SEBENARNYA

Satukan dua tangan yang lain menjadi satu genggaman yang kukuh bersama tuk meringankan beban antara satu dengan yang lain

ALON - ALON SIMPANG LIMA PATI-JATENG

Alon-alon Simpang Lima Pati nampak tenang pada siang hari,sungguh jauh berbeda kenyataannya kala malam hari yang penuh sesak dikunjungi para pedagang dan warga Pati tentunya.

PENYAMBUTAN PENGHARGAAN ADIPURA

Kabupaten Pati memperoleh perhargaan ADIPURA ini untuk kesekian kalinya.Sebagai warga Pati,kami sangat bangga terhadap penghargaan ini.Maju terus Kota Kelahiranku.

PRESIDEN SOESILO BAMBANG YUDHOYONO PIMPIN UPACARA DI ISTANA NEGARA

Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ri berlangsung khidmat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai inspektur upacara dalam upacara yang berlangsung di halaman Istana Merdeka.

Selasa, 04 Oktober 2011

30% TETAP DIJADIKAN PATOKAN PEMILUKADA ULANG KAB.PATI

Ahmad Jukari
PATI - Harapan masyarakat Kabupaten Pati akan segera dilaksanankannya Pemilukada Ulang bakal segera terwujud. KPU Kabupaten Pati telah mengagendakan Pemungutan Suara Ulang akan dilaksanakan pada hari Sabtu legi 19 November 2011. Dalam menetapkan pasangan calon terpilih nanti, KPU Pati tetap berpedoman 30%.

Pemilukada ulang pada hari Sabtu Legi 19 November 2011 merupakan tindak lanjut pemilukada ulang yang seharusnya digelar pada tanggal 10 September 2011 lalu. Hal ini berawal dari MK yang membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati Nomor 40 Tahun 2011, tanggal 5 Juli 2011 tentang penetapan pasangan calon Sunarwi-Tejo Pramono sebagai pasangan terpilih. Dari pembatalan ini kemudian MK memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati untuk melakukan pemungutan suara ulang dalam pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Pati Tahun 2011. Dalam putusannya juga MK Mendiskualifikasi pasangan calon atas nama Sunarwi dan Tejo Pramono digantikan dengan bakal pasangan calon Imam Suroso-Sujoko.
Dalam pelaksanaan Pilkada ulang nanti, KPU Kabupaten Pati dalam menetapkan pasangan calon terpilih tetap berdasarkan perolehan suara lebih dari 30% (tiga puluh persen) dari jumlah suara yang sah. Dan apabila tidak ada yang mencapai 30% (tiga puluh persen) dari jumlah suara yang sah,akan dilakukan pemilihan putaran kedua yang diikuti oleh pemenang pertama dan pemenang kedua.
“ Terkait dengan penetapan calon dalam pelaksanaan proses pemungutan suara ulang nanti akan menggunakan dasar UU No. 12 Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas UU No. 32 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah,” kata Ahmad Jukari kepada Reporter PASFM, Senin (03/10).
Soal kemungkinan penetapan calon terpilih kurang dari 30%, Jukari mengatakan,dalam putusan MK no. 82/PHPU.D-IX/2011 tidak ada perintah untuk itu.

Sumber : http://pasfmpati.com

SIAP MAJU TANPA KAMPANYE

PATI- Lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati menyatakan siap maju untuk bersaing dalam pemungutan suara ulang pilkada meskipun tanpa kampanye. Kendati ketiadaan kampanye sempat menjadi polemik, namun lima pasangan tersebut tidak mengambil pusing.

Kelima pasangan itu merupakan kontestan pada pilkada putaran pertama lalu yang kemudian hasilnya dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK). Tiga dari mereka adalah pasangan calon yang maju melalui jalur perseorangan, yakni Slamet Warsito-Sri Mulyani (SMS), Sri Merditomo-Karsidi (Merdika), dan Sri Susahid-Hasan.
Adapun dua lainnya diusung partai politik. Mereka adalah Haryanto-Budiyono (koalisi PKS, PKB, Partai Gerindra, PPI, Partai Hanura, PKPB, dan PPP), serta Kartina Sukawati-Supeno (Partai Demokrat).

Dua dari tiga calon perseorangan yang dikabarkan tidak harmonis lagi dengan pasangannya menepis kabar tersebut. Slamet Warsito menyatakan, dirinya dengan Sri Mulyani masih sejalan. Itu dibuktikan dengan kedatangan keduanya dalam acara sosialisasi petunjuk teknis dari KPU Pusat dan keputusan KPU Pati berkait tahapan pilkada di Kantor KPU Pati, beberapa waktu lalu.   

Sri Merditomo juga menyatakan hal senada. Mantan Sekda Pati ini tidak pernah merasa bermasalah dengan pasangannya Karsidi. Justru belakangan ini komunikasinya lebih intensif. ”Kami masih sejalan dan solid. Dan siap melanjutkan perjuangan untuk memenangi pilkada,” ujar pria yang akrab disapa Tomi ini saat dihubungi, Minggu (2/10) petang.

Isu ketidakcocokan pasangan calon bupati dan wakil bupati juga menerpa Kartina Sukawati-Supeno. Namun, Kartina buru-buru membantahnya.

sumber : www.suaramerdeka.com

Sabtu, 01 Oktober 2011

KEUTAMAAN SURAT AL IKHLAS

Sebelum kita membicarakan keutamaan
Surat Al-Ikhlas, terlebih dahulu akan disampaikan
tentang nama-nama dari Surat Al-Ikhlas itu sendiri. 
Nama Surat Al-Ikhlas itu jumlahnya ada 20 nama yakni :
 
 1. At-Tafrid.
 2. At-Tajrid.
 3. At-Tauhid.
 4. Al-Ikhlas.
 5. An-Najat.
 6. Al-Wilayah.
 7. An-Nisbah.
                                                       8. Al-Ma'rifah.
                                                       9. Al-Jamal.
                                                      10. Al-Muqasyqasyah.
                                                      11. Al-Mu'awwidzah.
                                                      12. As-Shamad.
                                                      13. Al-Asas.
                                                      14. Al-Maani'ah.
                                                      15. Al-Muhtadhar.
                                                      16. Al-Munfiroh.
                                                      17. Al-Baroah.
                                                      18. Al-Mudzkiroh.
                                                      19. An-Nuur.
                                                      20. Al-Insan.

           Banyak nama menunjukkan banyak kelebihan. Mengingat Surat ini mengandung akidah
           yang sangat mendasar,maka keutamaannya cukup banyak. Antara lain sebagai berikut :

1. Hadis riwayat Anas bin
    Malik, menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda : "Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas 
    satu kali, seolah-olah dia membaca sepertiga Quran.Barangsiapa membacanya dua kali, seolah-olah 
    dia membaca dua pertiga Quran.Barangsiapa membacanya tiga kali, seolah-olah dia membaca Quran 
    seluruhnya. Dan barangsiapa membacanya sepuluh kali, dibina Allah untuknya sebuah rumah dalam
    surga terbikin dari permata ya'kut yang berwarna merah."

2. Sabda Rasulullah Saw yang maksudnya : "Hai Aisyah, engkau jangan tidur dulu sebelum engkau 
    kerjakan empat perkara : 

                    1. Khatamkan Al-Quran, 
                    2. Jadikan semua Nabi membelamu nanti pada hari kiamat, 
                    3. Jadikan semua orang mukmin rela kepadamu, dan 
                    4. Kerjakan Haji dan Umrah."  Kemudian Rasulullah pun shalat, sedangkan Aisyah
                        tinggal ditempat tidur. Selesai Shalat, Aisyah pun berkata : 
   "Rasulullah, tebusanmu ibu dan ayahku, Rasulullah suruh saya mengerjakan empat 
     perkara yang saya tidak sanggup melakukannya pada waktu ini.
  " Beliau tersenyum, seraya bersabda : " Apabila engkau membaca Qul Huwallahu Ahad (tiga kali), 
     maka seolah-olah engkau telah mengkhatamkan Al-Quran. Jika engkau membaca shalawat 
     kepadaku dan kepada semua Nabi sebelumku, maka kami nanti akan mensyafaatkanmu pada 
     hari kiamat. Dan apabila engkau meminta ampunkan orang-orang mukmin, maka tentu semua 
     mereka nanti akan rela kepadamu. Dan apabila engkau membaca "Subhanallah, Walhamdulillah,
     Walailahaillallah, Wallahu Akbar, maka sesungguhnya engkau berarti telah mengerjakan 
     Haji dan Umrah."

     Hadis itu menerangkan, kalau mau tidur setelah badan tergeletak diatas ranjang, maka baik dibaca:

      a. Surat Al-Ikhlas tiga kali.Sama pahalanya dengan membaca satu khatam Quran.
      b. Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dan Nabi-Nabi lainnya, dengan mengucap :
         " Allahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad Wa ali Muhammad wa'ala jami'il 
           anbiyaai wal mursalin"

      c. Mendoakan orang-orang mukmin dengan mengucapkan tiga kali Allahummaghfir 
          lil muslimina wal muslimat, wal mukiminina wal mukminat. 
      d. Membaca raja tasbih tiga kali, yakni :
          Subhanallah, Walhamdulillah, Walailaha illallah, Wallahu Akbar, 
          Wala haula walaquwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim." 
          Apabila dibaca tiga kali tasbih ini, maka sama pahalanya dengan satu kali Haji dan Umrah.

3.  Pada suatu hari seorang laki-laki melaporkan halnya kepada Rasulullah Saw tentang kesusahan 
     hidup yang dideritanya. Ia mohon supaya diajarkan amalan singkat untuk menghilangkan 
     kesempitan hidup itu. Maka Rasulullah Saw menyuruhnya supaya setiap kali masuk kerumah sendiri
     memberi salam kemudian membaca surat Al-Ikhlas tiga kali. Jika rumah kosong tidak ada orang 
     didalam, maka memberi salam  kepada Rasulullah SAW kemudian sambil melangkah masuk dibaca 
     tiga kali surat Al-Ikhlas. Laki-laki itupun mengamalkannya, alhamdulillah lapang rezekinya, 
     melimpah sampai kepada jiran  tetangganya.

4.  Pada suatu hari Rasulullah Saw sedang duduk dalam mesjid Madinah.Tiba-tiba datang rombongan 
     mengusung jenazah untuk di shalatkan. Para sahabat mempersilahkan Nabi untuk 
     menyembahyangkannya. Beliau bertanya : 
     " Apakah mayat ini meninggalkan hutang ? 
     Mereka menjawab : " Ya, benar, dia meninggalkan hutang sebanyak 4 dirham." 
     Lantas beliau bersabda : " Saya tidak mau menyembahyangkan mayat yang meninggalkan hutang. 
                                               Shalatkan kamulah dia."
     Pada saat itu Jibrilpun datang seraya berkata : "Hai Muhammad, Allah berkirim salam kepadamu. 
     Dia berfirman : "Aku sudah mengutus Jibril menyamar seperti mayat itu dan sudah melunaskan 
     hutangnya. Tegaklah, shalatkan dia karena dian sudah diampuni Allah dan barangsiapa yang ikut 
     menyembahyangkannya, niscaya diampuni Allah pula dosanya."

    Nabi Muhammad Saw pun  bertanya : " Hai Jibril, dari mana dia memperoleh kehormatan ini "? 
    Jibril menjawab :"Dia mendapat kehormatan itu, karena setiap hari membaca seratus kali 
    Qul Huwallahu Ahad." Didalamnya terdapat keterangan tentang sifat-sifat Allah dan pujian 
    terhadap-Nya" Hadis itu menunjukkan barang siapa membaca "Qul Huwallahu Ahad" seratus kali
    dalam sehari, maka Allah akan melunaskan hutangnya sebelum mati.

5. Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya :" Barangsiapa membaca surat Al-Ikhlas pada sakit yang 
    membawa kepada kematiannya, niscaya mayatnya tidak busuk dalam kubur,hadis lain menyatakan 
    tidak terfitnah dalam kuburnya, aman dari kesempitan kuburan, dan para Malaikat akan 
    membawanya dengan sayap-sayapnya melalui titian shirotol mustaqim sampai kesurga."  

6. Menurut hadis Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Saw bersabda : 
    "Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad 50 kali, niscaya diampuni dosanya lima puluh tahun." 
  
7. Menurut Hadis Anas bin Malik,
    Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya " Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad 
    sepuluh kali dibina Allah untuknya satu istana didalam surga. 

    Barangsiapa membacanya 20 kali, dibina Allah untuknya dua istana dalam surga. 
    Barangsiapa membacanya 30 kali maka dibina Allah untuknya tiga istana dalam surga. 
    Umar bin Khattab berkata: " Ya, Rasulullah, kalau begitu akan banyaklah istana kami dalam surga" 
    Maka Rasulullah SAW bersabda :"Allah lebih lapang(luas)dari pada itu."
    Maksudnya, bagi Allah berapapun jumlah istana itu soal mudah. 

8. Hadis Anas bin Mali 
    menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya : "Barangsiapa membaca 
    Qul Huwallahu Ahad sekali, dia diberkati. Barangsiapa membacanya dua kali dia dan keluarganya 
    diberkati. Barangsiapa membacanya tiga kali,dia,keluarga dan jiran tetangganya diberkati. 
    Barangsiapa membacanya 12 kali, dibina Allah untuknya 12 istana didalam surga. 
    Jika dibacanya 100 kali, maka dihapuskan Allah dosanya (dosa kecil) selama 50 tahun, 
    kecuali pertumpahan darah dan harta benda. Jika dibacanya 200 kali,dihapuskan dosanya 100 tahun. 
    Jika dibacanya 1000 kali, niscaya sebelum mati telah dilihat atau diperlihatkan kepadanya tempatnya 
    dalam  surga."

9. Menurut hadis riwayat Ibnu  Abbas, Nabi Muhammad Saw bersabda yang maksudnya :
    "Tatkala saya dalam perjalanan Israk Mi'raj kelangit, saya melihat 
    'Arasyditegakkan atas 360.000 sudut. Jarak dari satu sudut kesudut lainnya, kira-kira 300.000 tahun 
    perjalanan.Dibawah setiap sudut itu terdapat 12.000 padang pasir. Panjang setiap padang pasir itu 
    dari matahari terbit kematahari terbenam. 

    Disetiap padang pasir itu terdapat 80.000 Malaikat membaca Qul Huwallahu Ahad.
    " Selesai membaca mereka menyatakan :"Ya Tuhan, kami hibbahkan pahala bacaan kami ini kepada 
    setiap orang yang membaca Surat Al-Ikhlas, baik dia laki-laki maupun wanita.
    " Para sahabat kagum tercengang mendengarnya.Lantas Rasulullah SAW bertanya:

    "Herankah kamu,sahabat-sahabatku ? Mereka menjawab : " Ya,benar kami heran."
    Beliau melanjutkan :"Demi Allah yang diriku ditangan-Nya, "Qul Huwallahu Ahad" 
    tertulis disayap Jibril. "Allahush Shomad" tertulis disayap Mikail. 
    "Lam Yalid Walam Yulad" tertulis disayap Izrail.
    "Walam Yakun Lahu kufuan Ahad" tertulis disayap Israfil. 
    Maka barangsiapa diantara ummatku membaca "Qul Huwallahu Ahad" niscaya dikurniai 
    Allah ia pahala orang yang membaca Taurat,Injil, Zabur dan Al-Quran." 
    Kemudian beliau bertanya lagi:"Herankah kamu, mendengarnya?. Mereka menjawab:
    "Ya,benar kami heran." Lantas beliau bersabda:"Demi Allah yang diriku ditangan-Nya,

  "Qul Huwallahu Ahad" tertulis di kening Abu Bakar Shiddiq.
  "Allahush Shomad" tertulis dikening Umar Al-Faruq. "Lam Yalid Walam Yulad" 
   tertulis dikening Usman Zin-Nurain. Dan "Walam Yakun Lahu Kufuan Ahad " 
   tertulis dikening Ali As-Sakhiy. Maka barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas niscaya dikurniai Allah 
   ia pahala Abu Bakar, Umar, Usman dan Ali.  

10. Menurut Hadis Al-Baihaqi, dari Umamah Al-Bahili, bahwa Jibril telah mendatangi Nabi Saw 
      bersama dengan 70.000 Malaikat di Tabuk  Jibril berkata :
      "Rasulullah,saksikan jenazah Muawiyah dari Tabuk bersama Jibril  dan sejumlah
      Malaikat lain. Kemudian Rasulullah Saw bersabda :" Jibril, apa sebabnya Mu'awiyah beroleh 
      martabat seperti itu.? Jibril menjawab:
      "Dia memperoleh kehormatan itu, akibat membaca "Qul Huwallahu Ahad setiap hari, 
      sedang berdiri, duduk, ruku' dan berjalan."

      Demikianlah beberapa kelebihan membaca Qul Huwallahu Ahad. 
      Maka silahkanlah mengamalkannya, dengan ketentuan setiap membacanya,harus dibaca Bismillah. 
      Karena pernah terjadi seorang laki-laki di Mekkah bermimpi,melihat ratusan ekor burung merpati 
      terbang diatas angkasa kota Mekkah, tetapi tak seekorpun berkepala.Keesokan harinya 
      ditanyakannya kepada seorang ahli ta'bir mimpi.

      Syekh ahli ta'bir mimpi itu menyatakan :
      "Barangkali anda rajin membaca Qul Huwallahu Ahad, tetapi tidak membaca 
       Bismillahirrahmanirrahim dipangkalnya."  


      Bismillahirrahmanirrahim itu hurufnya 19, persis sebanyak Malaikat Zabaniyah penunggu neraka. 
      Barangsiapa rajin membaca Bismillahirrahmanirrahim pada setiap memulai pekerjaan yang 
      dibenarkan agama, niscaya ia terhindar dari ancaman Malaikat Zabaniyah. 


    (Dari Pengajian Al-Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf dan Tambahan dari beberapa sumber)

Jumat, 30 September 2011

IMAM MALIK BIN ANAS

Beliaulah cikal bakal madhzab Maliki. Imam Malik yang bernama lengkap Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Haris bin Gaiman bin Kutail bin Amr bin Haris al Asbahi, lahir di Madinah pada tahun 93 H/712 M dan wafat tahun 179 H/796 M. Berasal dari keluarga Arab terhormat, berstatus sosial tinggi, baik sebelum maupun sesudah datangnya Islam. Tanah asal leluhurnya adalah Yaman, namun setelah nenek moyangnya menganut Islam, mereka pindah ke Madinah. Kakeknya, Abu Amir, adalah anggota keluarga pertama yang memeluk agama Islam pada tahun 2 H. Saat itu, Madinah adalah kota ‘ilmu’ yang sangat terkenal.

Kakek dan ayahnya termasuk kelompok ulama hadits terpandang di Madinah. Karenanya, sejak kecil Imam Malik tak berniat meninggalkan Madinah untuk mencari ilmu. Ia merasa Madinah adalah kota dengan sumber ilmu yang berlimpah lewat kehadiran ulama-ulama besarnya.

Kendati demikian, dalam mencari ilmu Imam Malik rela mengorbankan apa saja. Menurut satu riwayat, sang imam sampai harus menjual tiang rumahnya hanya untuk membayar biaya pendidikannya. Menurutnya, tak layak seorang yang mencapai derajat intelektual tertinggi sebelum berhasil mengatasi kemiskinan. Kemiskinan, katanya, adalah ujian hakiki seorang manusia.

Karena keluarganya ulama ahli hadits, maka Imam Malik pun menekuni pelajaran hadits kepada ayah dan paman-pamannya. Kendati demikian, ia pernah berguru pada ulama-ulama terkenal seperti Nafi’ bin Abi Nuaim, Ibnu Syihab az Zuhri, Abul Zinad, Hasyim bin Urwa, Yahya bin Said al Anshari, dan Muhammad bin Munkadir. Gurunya yang lain adalah Abdurrahman bin Hurmuz, tabi’in ahli hadits, fikih, fatwa dan ilmu berdebat; juga Imam Jafar Shadiq dan Rabi Rayi.

Dalam usia muda, Imam Malik telah menguasai banyak ilmu. Kecintaannya kepada ilmu menjadikan hampir seluruh hidupnya diabdikan dalam dunia pendidikan. Tidak kurang empat khalifah, mulai dari Al Mansur, Al Mahdi, Hadi Harun, dan Al Ma’mun, pernah jadi murid Imam Malik. Ulama besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i pun pernah menimba ilmu dari Imam Malik. Belum lagi ilmuwan dan para ahli lainnya. Menurut sebuah riwayat disebutkan murid terkenal Imam Malik mencapai 1.300 orang.

Ciri pengajaran Imam Malik adalah disiplin, ketentraman, dan rasa hormat murid kepada gurunya. Prinsip ini dijunjung tinggi olehnya sehingga tak segan-segan ia menegur keras murid-muridnya yang melanggar prinsip tersebut. Pernah suatu kali Khalifah Mansur membahas sebuah hadits dengan nada agak keras. Sang imam marah dan berkata, ”Jangan melengking bila sedang membahas hadits Nabi.”

Ketegasan sikap Imam Malik bukan sekali saja. Berulangkali, manakala dihadapkan pada keinginan penguasa yang tak sejalan dengan aqidah Islamiyah, Imam Malik menentang tanpa takut risiko yang dihadapinya. Salah satunya dengan Ja’far, gubernur Madinah. Suatu ketika, gubernur yang masih keponakan Khalifah Abbasiyah, Al Mansur, meminta seluruh penduduk Madinah melakukan bai’at (janji setia) kepada khalifah. Namun, Imam Malik yang saat itu baru berusia 25 tahun merasa tak mungkin penduduk Madinah melakukan bai’at kepada khalifah yang mereka tak sukai.

Ia pun mengingatkan gubernur tentang tak berlakunya bai’at tanpa keikhlasan seperti tidak sahnya perceraian paksa. Ja’far meminta Imam Malik tak menyebarluaskan pandangannya tersebut, tapi ditolaknya. Gubernur Ja’far merasa terhina sekali. Ia pun memerintahkan pengawalnya menghukum dera Imam Malik sebanyak 70 kali. Dalam kondisi berlumuran darah, sang imam diarak keliling Madinah dengan untanya. Dengan hal itu, Ja’far seakan mengingatkan orang banyak, ulama yang mereka hormati tak dapat menghalangi kehendak sang penguasa.

Namun, ternyata Khalifah Mansur tidak berkenan dengan kelakuan keponakannya itu. Mendengar kabar penyiksaan itu, khalifah segera mengirim utusan untuk menghukum keponakannya dan memerintahkan untuk meminta maaf kepada sang imam. Untuk menebus kesalahan itu, khalifah meminta Imam Malik bermukim di ibukota Baghdad dan menjadi salah seorang penasihatnya. Khalifah mengirimkan uang 3.000 dinar untuk keperluan perjalanan sang imam. Namun, undangan itu pun ditolaknya. Imam Malik lebih suka tidak meninggalkan kota Madinah. Hingga akhir hayatnya, ia tak pernah pergi keluar Madinah kecuali untuk berhaji.

Dalam sebuah kunjungan ke kota Madinah, Khalifah Bani Abbasiyyah, Harun Al Rasyid (penguasa saat itu), tertarik mengikuti ceramah al Muwatta’ yang diadakan Imam Malik. Untuk hal ini, khalifah mengutus orang memanggil Imam.

”Rasyid, leluhur Anda selalu melindungi pelajaran hadits. Mereka amat menghormatinya. Bila sebagai khalifah Anda tidak menghormatinya, tak seorang pun akan menaruh hormat lagi. Manusia yang mencari ilmu, sementara ilmu tidak akan mencari manusia,” nasihat Imam Malik kepada Khalifah Harun.

Sedianya, khalifah ingin jamaah meninggalkan ruangan tempat ceramah itu diadakan. Namun, permintaan itu tak dikabulkan Malik. ”Saya tidak dapat mengorbankan kepentingan umum hanya untuk kepentingan seorang pribadi.” Sang khalifah pun akhirnya mengikuti ceramah bersama dua putranya dan duduk berdampingan dengan rakyat kecil.

Pengendalian diri dan kesabaran Imam Malik membuat ia ternama di seantero dunia Islam. Pernah semua orang panik lari ketika segerombolan Kharijis bersenjatakan pedang memasuki masjid Kuffah. Tetapi, Imam Malik yang sedang shalat tanpa cemas tidak beranjak dari tempatnya. Mencium tangan khalifah apabila menghadap di baliurang sudah menjadi adat kebiasaan, namun Imam Malik tidak pernah tunduk pada penghinaan seperti itu. Sebaliknya, ia sangat hormat pada para cendekiawan, sehingga pernah ia menawarkan tempat duduknya sendiri kepada Imam Abu Hanifah yang mengunjunginya.

Beliau wafat pada tahun 179 hijrah ketika berumur 86 tahun dan meninggalkan 3 orang putera dan seorang puteri.

***
Kitab Al Muwatta’
Al Muwatta’ adalah kitab fikih berdasarkan himpunan hadits-hadits pilihan. Santri mana yang tak kenal kitab yang satu ini. Ia menjadi rujukan penting, khususnya di kalangan pesantren dan ulama kontemporer. Karya terbesar Imam Malik ini dinilai memiliki banyak keistimwaan. Ia disusun berdasarkan klasifikasi fikih dengan memperinci kaidah fikih yang diambil dari hadits dan fatwa sahabat.

Menurut beberapa riwayat, sesungguhnya Al Muwatta’ tak akan lahir bila Imam Malik tidak ‘dipaksa’ Khalifah Mansur. Setelah penolakan untuk ke Baghdad, Khalifah Al Mansur meminta Imam Malik mengumpulkan hadits dan membukukannya. Awalnya, Imam Malik enggan melakukan itu. Namun, karena dipandang tak ada salahnya melakukan hal tersebut, akhirnya lahirlah Al Muwatta’. Ditulis di masa Al Mansur (754-775 M) dan baru selesai di masa Al Mahdi (775-785 M).

Dunia Islam mengakui Al Muwatta’ sebagai karya pilihan yang tak ada duanya. Menurut Syah Walilullah, kitab ini merupakan himpunan hadits paling shahih dan terpilih. Imam Malik memang menekankan betul terujinya para perawi. Semula, kitab ini memuat 10 ribu hadits. Namun, lewat penelitian ulang, Imam Malik hanya memasukkan 1.720 hadits. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dengan 16 edisi yang berlainan. Selain Al Muwatta’, Imam Malik juga menyusun kitab Al Mudawwanah al Kubra, yang berisi fatwa-fatwa dan jawaban Imam Malik atas berbagai persoalan.

Imam Malik tak hanya meninggalkan warisan buku. Ia juga mewariskan mazhab fikih di kalangan Islam Sunni, yang disebut sebagai Mazhab Maliki. Selain fatwa-fatwa Imam Malik dan Al Muwatta’, kitab-kitab seperti Al Mudawwanah al Kubra, Bidayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (karya Ibnu Rusyd), Matan ar Risalah fi al Fiqh al Maliki (karya Abu Muhammad Abdullah bin Zaid), Asl al Madarik Syarh Irsyad al Masalik fi Fiqh al Imam Malik (karya Shihabuddin al Baghdadi), dan Bulgah as Salik li Aqrab al Masalik (karya Syeikh Ahmad as Sawi), menjadi rujukan utama mazhab Maliki.

Di samping sangat konsisten memegang teguh hadits, mazhab ini juga dikenal amat mengedepankan aspek kemaslahatan dalam menetapkan hukum. Secara berurutan, sumber hukum yang dikembangkan dalam Mazhab Maliki adalah Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, amalan sahabat, tradisi masyarakat Madinah (amal ahli al Madinah), qiyas (analogi), dan al maslahah al mursalah (kemaslahatan yang tidak didukung atau dilarang oleh dalil tertentu).

Mazhab Maliki pernah menjadi mazhab resmi di Mekah, Madinah, Irak, Mesir, Aljazair, Tunisia, Andalusia (kini Spanyol), Marokko, dan Sudan. Kecuali di tiga negara yang disebut terakhir, jumlah pengikut mazhab Maliki kini menyusut. Mayoritas penduduk Mekah dan Madinah saat ini mengikuti Mazhab Hanbali. Di Iran dan Mesir, jumlah pengikut Mazhab Maliki juga tidak banyak. Hanya Marokko saat ini satu-satunya negara yang secara resmi menganut Mazhab Maliki.

Sumber: http://www.kotasantri.com/